Pengaruh Pelatihan Terhadap Pemahaman Guru MGMP Tentang Aplikasi Assemblr Studio

Authors

  • Pramudiyanti Pramudiyanti Universitas Lampung
  • Margareta K Sagala Universitas Lampung
  • Daniel Rinaldi Universitas Lampung
  • Putut Aji Nalendro Universitas Lampung
  • Rafiqa Rizalita Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.23960/rp/v6i1.hal.101-108

Keywords:

aplikasi assemblr studio, materi sel, pelatihan, pemahaman guru

Abstract

Berdasarkan hasil wawancara, diperoleh informasi bahwa guru-guru MGMP kabupaten Lampung Selatan mengalami kendala dalam pembuatan media pembelajaran digital. Media pembelajaran yang dimaksud adalah media pembelajaran materi Biologi. Materi pembelajaran Sel merupakan salah satu materi yang bersifat abstrak dan sulit digambarkan dalam benak siswa. Meskipun siswa telah memasuki usia perkembangan kognitif merujuk pada teori perkembangan kognitif Piaget, usia 15-17 memiliki kemampuan kognitif yang bersifat abstrak namun dalam belajar Sel siswa masih perlu penggambaran materi menjadi lebih konkret dalam bentuk gambar atau skema. Memahami struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan bukanlah hal yang mudah bagi banyak siswa. Materi ini sering kali dianggap abstrak karena tidak dapat dilihat secara langsung dengan mata telanjang, sementara gambar-gambar dua dimensi yang umum digunakan di buku teks tidak cukup menggambarkan kompleksitas struktur sel secara menyeluruh. Dalam konteks ini, media pembelajaran berbasis animasi 3D hadir sebagai solusi yang menjembatani kesenjangan antara konsep teoritis dan pemahaman visual siswa. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai penggunaan aplikasi Assemblr studio untuk pembuatan media 3D pada materi sel. Hasil pretest aspek pemahaman diperoleh nilai 98,33 dan postest 96,67. Hasil penilaian aspek psikomotor terdapat tiga peserta belum menjawab benar 100 persen dan 9 peserrta telah berhasil menjawab benar 100 persen. Hasil penilaian keterampilan peserta pelatihan berdasarkan produk sebanyak 75% peserta telah sangat baik dalam menghasilkan produk pelatihan.

References

Karelu, Yunus, M., & Nurdin. (2025). Pengaruh Pelatihan Guru Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar SD Inpres Jenebatu. Jurnal Edukasi, 13(1), 111-121.

https://doi.org/10.61672/judek.v13i1.2928

Maulid, T. A., Maulana, & Isrok’atun. (2024). Keterampilan Guru dalam Membuat Media Pembelajaran Digital dengan Menggunakan Artificial Intelligence Aplikasi Canva. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(1), 281-294. https://doi.org/10.58230/27454312.485

Pramudiyanti. (2021). Pendampingan Penelitian Tindakan Kelas Tahap Identifikasi Permasalahan Pembelajaran Biologi di SMAN Bandar Lampung. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN, 2(3).

Hamidah, L.M. Ambarwati, S., Agustina, M., Muzammil, S., Ulfah, A. (2024). Pemanfaatan Media Digital Berbasis Web Assemblr Studio Sebagai Inovasi Pembelajaran di Era Merdeka Belajar. Jurnal Social, Humanities, and Educational Studies SHEs: Conference Series 7 (3) (2024) 970-975.

Sibuea, N. (2023). Pengaruh Program Pelatihan dan Pengembangan Guru terhadap Kualitas Pelayanan Prima Sekolah di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan, 11(3),

https://doi.org/10.47668/pkwu.v11i3.939

Published

2026-06-30